Mbah Rono: Yang Mengalir di Kelud Lahar Hujan, Bukan Lahar Dingin

Mbah Rono: Yang Mengalir di Kelud Lahar Hujan, Bukan Lahar Dingin

Triono Wahyu S - detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 17:23 WIB
Mbah Rono: Yang Mengalir di Kelud Lahar Hujan, Bukan Lahar Dingin
Jakarta - Banyak yang masih keliru menyebut air hujan yang mengalir dan membawa material pasca letusan gunung ke kaki gunung. Kepala Geologi Kementerian ESDM Surono meluruskannya. Ada dua istilah lahar hujan dan lahar dingin.

"Kalau lahar dingin itu ya lahar yang masih panas kemudian terkena hujan dan mengalir dengan membawa material lainnya ke bawah (gunung). Alirannya jadi dingin," kata doktor yang akrab disapa Mbah Rono ini kepada detikcom melalui telepon, Rabu (19/2/2014).

Lahar dingin terjadi sesaat setelah letusan gunung. Sedangkan lahar hujan terjadi setelah gunung tidak lagi meletus. Kemudian hujan membawa material ke bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang mengalir di sekitar Kelud saat ini bukan lahar dingin. Tapi lahar hujan," jelasnya.

Mbah Rono ini mengakui kadang ada salah kaprah dalam penggunaan istilah itu. Padahal beda 2 hal tersebut sangat berbeda. Baik terkait asal maupun dampaknya.

(trw/nrl)


Berita Terkait