"Kalau lahar dingin itu ya lahar yang masih panas kemudian terkena hujan dan mengalir dengan membawa material lainnya ke bawah (gunung). Alirannya jadi dingin," kata doktor yang akrab disapa Mbah Rono ini kepada detikcom melalui telepon, Rabu (19/2/2014).
Lahar dingin terjadi sesaat setelah letusan gunung. Sedangkan lahar hujan terjadi setelah gunung tidak lagi meletus. Kemudian hujan membawa material ke bawah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mbah Rono ini mengakui kadang ada salah kaprah dalam penggunaan istilah itu. Padahal beda 2 hal tersebut sangat berbeda. Baik terkait asal maupun dampaknya.
(trw/nrl)










































