Pembangunan JPO Tanjung Barat Terbengkalai, Mangkrak Sejak Akhir 2013

Pembangunan JPO Tanjung Barat Terbengkalai, Mangkrak Sejak Akhir 2013

- detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 17:06 WIB
Pembangunan JPO Tanjung Barat Terbengkalai, Mangkrak Sejak Akhir 2013
Jakarta - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan dalam kondisi terbengkalai karena tidak tanpa atap. Apa yang menjadi penyebab proyek ini macet?

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (19/2/2014), di bawah JPO terdapat sebuah bangunan tripleks atau bedeng dengan plang bertuliskan 'Dinas Perhubungan DKI Jakarta' di depannya. Tak ada seorang pun di dalam bedeng tersebut.

Pada plang tersebut tertulis kegiatan "Pelaksanaan Pembangunan JPO Stasiun Tanjung Barat Jakarta Selatan (Lanjutan)" dan perusahaan yang mengerjakan adalah PT Rama Utama Krisna. Menurut para pedagang di sekitar JPO, pengerjaan tersebut macet sejak akhir tahun 2013.

"Pemborongnya pernah bilang sama saya, katanya gara-gara duitnya enggak cair. Ya kalau enggak dibayar bagaimana mereka mau kerjakan," kata Agus, pedagang buah di dekat JPO kepada detikcom.

Menurut Agus, pengerjaan JPO itu seharusnya tinggal pemasangan atap. Namun karena tak kunjung dilanjutkan, beberapa bagian JPO mulai rusak.

"Yang di sisi sini (Jl Tanjung Barat) saya jagain makanya enggak rusak, tapi yang di seberang (Jl Raya Lenteng Agung) dibiarin saja makanya ada yang lepas," tambahnya.

Pemilik warung di Jl Raya Lenteng Agung, Asti, mengeluhkan JPO yang tak segera selesai. Selain karena dibutuhkan masyarakat, mangkraknya jembatan tersebut juga merusak pemandangan.

"Tinggal tambahin atap apa susahnya sih. Kan kalau seperti ini enggak enak dilihat juga," ujar Asti.

Ada dua JPO di depan Stasiun Tanjung barat yaitu di Jl Raya Lenteng Agung dari arah Lenteng Agung ke Pasar Minggu dan Jl Tanjung Barat dari arah sebaliknya. Kedua JPO itu tidak tersambung.

Kondisi kedua JPO itu sama buruknya yaitu tidak memiliki atap penutup. Tangga jembatan ditutup oleh tripleks sehingga tidak bisa dilalui. JPO yang melintang di Jl Raya Lenteng Agung kondisinya memprihatinkan. Ada anak tangga yang lepas dan memunculkan lubang menganga di tengah-tengah jembatan.

Sementara itu, di JPO yang melintang di Jl Tanjung Barat justru sudah 'dihiasi oleh semprotan piloks. Coretan berwarna merah itu terlihat jelas dari arah Pasar Minggu.

(rmd/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads