Saksi: Kelompok Pemuda yang Mengamuk di Jatiwarna Teriak Geng Amerika

Saksi: Kelompok Pemuda yang Mengamuk di Jatiwarna Teriak Geng Amerika

- detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 17:02 WIB
Saksi: Kelompok Pemuda yang Mengamuk di Jatiwarna Teriak Geng Amerika
Jakarta - Niat hati menghindar dari masalah Yono (37) malah terkena bacokan celurit kelompok geng motor. Peristiwa memilukan terjadi pada Minggu (16/2) dini hari.

Kala itu sekelompok orang mengatasnamakan dirinya Geng Amerika datang ke wilayah Jatiwarna tepatnya di Jalan Raya Pasar Kecapi, Bekasi. Setidaknya ada puluhan remaja tanggung yang datang dengan senjata tajam berupa celurit, kelewang, dan samurai berbuat onar di wilayah tersebut. Keributan tersebut memancing pengunjung warnet De Corner. Tak diketahui apa yang memicu kelompok itu menyerang,

"Saya sempat emosi juga begitu dia tahu di belakang pada bawa senjata tajam. Teman saya Yono sempat dikalungi celurit," ujar salah satu saksi, Rivki (24) saat berbincang dengan detikcom di Warnet De Corner, Jalan Raya Kecapi, Jati Warna, Pondok Melati, Bekasi, Rabu (19/2/2014).

Mendapat kesempatan untuk keluar dari kepungan geng motor tersebut, Rivki bersama pengunjung warnet lain meminta perlindungan ke warga yang di Pasar Kecapi.

"Warga cuma pada nonton saja nggak ada yang berani bantu. Anak-anak lain pada ambil bambu buat nyerang geng motor itu," tuturnya.

Terjadi bentrok antara pengunjung warnet dengan geng motor Amerika tersebut. Melihat jumlah masa geng motor lebih banyak, pengunjung warnet mundur.

"Kita langsung mundur, Yono langsung ambil motornya, nggak tahu dari belakang ada yang bacok punggung Yono," imbuhnya.

Rivki yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut melihat dan mendengar pelaku membacok Yono sambil berteriak nama geng mereka.

"Pelakunya teriak Geng Motor Amerika Kali Sari," ujar Rivki meniru teriakan pelaku.

Yono pun terkapar di halaman parkir warnet. Mereka pun meminta pertolongan warga yang telah berkerumun lama.

"Begitu dikejar balik sampai Sumir (Nama Komplek-red) mereka udah nggak ada, ada yang bilang mereka pada naik truk sama bawa motor buat kabur," tutupnya.


(edo/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads