Korut Tunggu Munculnya Jajaran Baru Pemerintahan AS

Korut Tunggu Munculnya Jajaran Baru Pemerintahan AS

- detikNews
Sabtu, 04 Des 2004 13:02 WIB
Jakarta - Pemerintah Korea Utara (Korut) menyatakan tidak akan memulai kembali dialog nuklir sampai jajaran pejabat baru pemerintahan AS muncul. Washington juga diminta untuk menghentikan "kebijakan bermusuhannya" termasuk negeri komunis itu.Demikian statemen yang disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/12/2004)."Kami tidak terburu-buru menyangkut isu dimulainya kembali pembicaraan, kami juga tidak akan membuat kesimpulan final yang tergesa-gesa," ujar juru bicara tersebut seperti dikutip kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA)."Karena pemerintahan kedua Bush belum muncul, kami ingin menunggu sedikit lebih lama untuk menanti dengan sabar kebijakan apa yang akan dibentuk," imbuh pejabat Korut tersebut.Ia mengingatkan bahwa perwakilan khusus Beijing untuk Korut, Ning Fukui, telah berkunjung ke Pyongyang pada 24-26 November lalu dan diplomat-diplomat Korut di PBB telah menemui pejabat-pejabat AS di New York pada 30 Desember dan 3 Desember kemarin.Selama pertemuan itu, Korut menekankan bahwa pemerintah Pyongyang tetap "tidak berubah dalam sikap kami mengupayakan solusi hasil negosiasi atas isu nuklir."Menurutnya, pada pertemuan di New York itu, Korut menilai bahwa Washington tidak menunjukkan kesediaan untuk mengubah apa yang disebutnya sebagai kebijakan bermusuhan terhadap Korut. AS hanya ingin menggunakan pembicaraan enam negara untuk memaksa Korut menghentikan semua program nuklirnya."Yang esensial untuk ini adalah agar AS menghentikan kebijakan bermusuhannya yang ditujukan untuk menjatuhkan sistem di DPRK (Korut), mitra dialognya, serta menyatakan kesediaannya untuk hidup berdampingan dengan Korut. Inilah sikap konsisten kami," tegas juru bicara Korut. (ita/)


Berita Terkait