Jokowi dan Risma suka berdiskusi tentang banyak hal. Kedua pemimpin berusia 52 tahun ini gemar blusukan bahkan tidak segan-segan saling memuji kinerja masing-masing.
Ketika Risma didera 'galau', Jokowi langsung memberikan perhatian. Di ujung telepon, orang nomor satu di Jakarta itu langsung memastikan sang sahabat dalam kondisi baik-baik saja. Jokowi meminta Risma bersabar menghadapi segala macam tekanan saat mengemban tugas negara dan partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persahabatan bagai kepompong...
Mengubah ulat menjadi kupu kupu...
Persahabatan bagai kepompong...
Hal yang tak mudah berubah jadi indah..
Persahabatan bagai kepompong...
Maklumi teman hadapi perbedaan...
Persahabatan bagai kepompong...
nananana nanananana...
Berikut 3 kisah Jokowi dan Risma, sahabat suka dan duka:
1. Telepon Malam-malam
|
|
"Ada apa toh? Wong nggak ada masalah," ujar Jokowi ketika dimintai keterangan seputar isu mundur Risma di Kampus Universitas Paramadina, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2014).
Jokowi mengaku Risma merupakan teman baiknya. Ia juga telah menelepon Risma untuk mendengarkan langsung kebenaran ceritanya.
"Beliau itu teman baik saya. Biasalah dalam politik ada masalah seperti itu. Saya sudah telepon, nggak ada masalah. Tadi malam saya telepon, nggak ada masalah," katanya.
"Masalah politik, biasalah. Setiap problem pasti ada jalan keluarnya," kata Jokowi.
2. Menguatkan
|
|
Jokowi awalnya mengaku tidak tahu jika Risma akan mundur dari jabatannya. Karena, lanjut Jokowi, dia mengenal sosok Risma yang kuat dan tabah.
"Siapa yang bilang? Ah, saya nggak dengar. Dia itu teman baik saya," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2014).
Saat ditanya, apakah permasalahan Risma ini pernah dibahas di PDIP, Jokowi mengaku tidak tahu. "Saya nggak ngerti masalahnya. Ditanyakan ke partai, kok ke saya," katanya.
Lalu, apa nasihat Jokowi buat Risma?
"Yang sabar, Bu. Santai saja, Bu. Semua masalah pasti ada solusinya," ujar Jokowi.
3. Memuji dan Berdiskusi
|
|
"Bagus. Bagus itu," kata Jokowi yang terbalut kemeja warna putih saat dimintai komentar tentang figur dan kinerja Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2013).
Di mata Jokowi, Risma selalu ada di tengah-tengah masyarakat Surabaya. "Bu Risma itu rajin selalu ada di masyarakat. Kemudian lincah, kota semuanya dibuat taman. Sungai-sungai dibersihin. Selalu berkomunikasi dengan masyarakat. Itu yang saya lihat," ungkap Jokowi yang separtai dengan Risma ini.
Pria asli Solo itu mengaku menjalin pertemanan dengan Risma yang sama-sama berusia 52 tahun ini. "Kan teman dekat. Kemarin ketemu. Malam minggu kemarin. Ya biasalah ketemu diskusi... diskusi," ujar Jokowi.
Risma menyulap Kota Pahlawan menjadi luar biasa. Ia gencar blusukan ke kampung-kampung mencari akar pemasalahan hingga tengah malam. Gebrakannya menata PKL dan mengatasi banjir serta merevitalisasi taman-taman membuat banyak orang berdecak kagum.
Halaman 2 dari 4











































