Petani Bingung karena Sawahnya Jadi Seperti Ini Akibat Lahar Dingin Kelud

Petani Bingung karena Sawahnya Jadi Seperti Ini Akibat Lahar Dingin Kelud

- detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 14:02 WIB
Petani Bingung karena Sawahnya Jadi Seperti Ini Akibat Lahar Dingin Kelud
Foto: Muhajir Arifin/detikcom
Kediri - Aliran lahar dingin Gunung Kelud tak hanya mengancam nyawa, tapi juga menerjang ratusan hektar lahan pertanian di sepanjang aliran Sungai Konto, Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Berikut penempakannya.

Rabu (19/2/2014), hamparan luas lahan tebu dan padi hancur tak bersisa. Hanya di beberapa titik saja, tanaman tebu yang roboh masih tampak. Areal pertanian dipenuhi lahar dingin berwarna cokelat-pekat. Bongkahan kayu berserakan di sana-sini.

Beberapa lahan di balik bendungan selamat. Namun bongkahan kayu berserakan di mana-mana. Beberapa pemilik lahan masih berusaha menyingkirkannya.

Surip (57), petani asal Desa/Kecamatan Badas mengatakan areal pertanian di sepanjang aliran lahar hancur. Volume lahar dingin sangat besar dan menjangkau seluruh areal pertanian.

"Semuanya kena yang di aliran. Tapi mau bagaimana lagi namanya bencana," kata Surip kepada detikcom.

Ia mengaku mengalami kerugian Rp 5 juta. Sebenarnya ia berharap ada ganti rugi dari pemerintah, namun ia mengaku tidak akan meminta.

"Banyak temannya (banyak yang lahannya juga rusak). Padi saya masih njebul (kecil)," ujar Surip sembari memandangi sawahnya.

Supardi (54), petani tebu mengaku 2 bulan lagi akan panen. Namun karena tamamannya hancur, ia harus gigit jari. "Ya nanti tanam lagi," ujarnya datar.

(bdh/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads