Peneliti LIPI: Jakarta Paling Rentan Terhadap Perubahan Iklim

Peneliti LIPI: Jakarta Paling Rentan Terhadap Perubahan Iklim

- detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 12:51 WIB
Peneliti LIPI: Jakarta Paling Rentan Terhadap Perubahan Iklim
Jakarta - Dampak perubahan iklim di kawasan pesisir pantai Indonesia khususnya di Jakarta semakin menjadi-jadi. Akibat naiknya permukaan air laut, Jakarta dinilai menjadi kawasan paling rentan terhadap perubahan iklim di Asia Tenggara.

"Jakarta adalah kawasan paling rentan terhadap dampak perubahan iklim di Asia Tenggara. Perubahan-perubahan sudah terjadi mulai dari peningkatan temperatur, peningkatan curah hujan, dan naiknya permukaan air laut," kata peneliti LIPI Deny Hidayati di Grand Sahid Jaya Hotel, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2014).

Hal tersebut dipaparkan Deny saat menjadi pembicara dalam Workshop bertema "Climate and Societal Change in Coastal Areas in Indonesia and South East Asia” yang diselenggarakan ICIAR-LIPI bersama Institute for Hydraulic Franzius, Waterways, and Coastal Engineering University of Hannover (FI) dan United Nations University Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS). Pertemuan ini dihadiri oleh 30 ilmuwan berbagai bidang dari dalam dan luar negeri.

Deny menuturkan bahwa akibat naiknya permukaan air laut, tanah di Jakarta turun 5 cm/tahun. Sedangkan untuk daerah pesisir lebih parah yaitu sebesar 12 cm/tahun.

Hal ini diakibatkan oleh pembangunan besar-besaran di kawasan pesisir mulai dari lapangan golf, permukiman, hingga hotel dan kawasan reklamasi. Konstruksi di daerah tangkapan air dan perilaku masyarakat juga menyebabkan turunnya permukaan tanah.

Deny menjelaskan bahwa Jakarta Utara ada di peringkat teratas sebagai kawasan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Kawasan ini juga peringkat kedua dalam hal kenaikan permukaan air laut.

"Warga miskin menjadi korbannya, mereka dalam risiko besar untuk menjadi korban bencana," ujar Deny.

(rmd/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads