Dukun Maut Masih Shock, Pemeriksaan Tertunda

Dukun Maut Masih Shock, Pemeriksaan Tertunda

- detikNews
Sabtu, 04 Des 2004 11:26 WIB
Jakarta - Iskandar, dukun yang mengakibatkan tewasnya lima warga tegal saat ini masih shock. Hal ini menyebabkan pemeriksaan terhadapnya belum dapat dirampungkan.Hal ini diungkapkan Kapolres Tegal AKBP Tri Nugroho dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (4/12/2004) siang.“Saat ini, Iskandar telah ditetapkan sebagai tersangka, namun pemeriksaan belum dapat dilanjutkan karena Iskandar masih shock. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Islam Slawi,” ungkap Tri.Lebih lanjut lagi menurut Tri, dapat disimpulkan, kasus ini adalah murni kriminal. “Ini murni kriminal, bukan sekte-sekte atau aliran bunuh diri massal. Motifnya hanya untuk mendapatkan uang, karena pasien Iskandar harus membayar sejumlah uang (mahar) senilai hampir Rp 10 juta,” paparnya.Atas tindakannya yang menewaskan lima orang, Iskandar terancam dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.Seperti diketahui, lima warga di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah meninggal setelah minum ramuan pemberian Iskandar. “Minuman itu air, dicampur dengan ramuan kembang setaman, dicampur cucian beras, santan yang sudah basi,” Tri berujar.Lima warga yang tewas bersamaan di rumah masing-masing setelah menenggak minuman itu adalah pasangan suami istri Ropi’i (55) dan Masturoh (50) asal Desa Kupu (Kecamatan Dukuhturi), Sarnadi (42) asal Desa Kabukan (Kecamatan Tarub), Rohimah (35) asal Desa Pesarean (Kecamatan Adiwerna), dan Suparman (50) asal Desa Kalisalak (Kecamatan Margasari). Dua korban lainnya, Suharjo (40, suami Rohimah) dan Wasriah (45, istri Suparman), yang juga menenggak minuman serupa hanya pingsan. (dit/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads