Kapolres Klaten, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan apapun terkait temuan kepala manusia dan beberapa organ tubuh lainnya yang ditemukan telah dalam kondisi hancur di Jalan Raya Solo - Jogja, tepatnya di Desa Kuncen, Ceper, Klaten, Selasa kemarin.
Nazirwan lebih lanjut mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan autopsi singkat terhadap temuan organ manusia dalam tas plastik tersebut. Namun demikian diakuinya bahwa proses itu belum dapat memberikan titik terang pengungkapan karena minimnya informasi yang terkait dengan temuan organ tersebut. Termasuk yang belum dapat dipastikan adalah apakah korban merupakan korban pembubuhan dengan mutilasi atau korban tabrak lari.
"Segala kemungkinan kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa jadi serpihan organ tubuh tersebut merupakan korban kejahatan pembunuhan disertai mutilasi, tetapi bisa juga merupakan korban tabrak lari lalu beberapa organ dikumpulkan dalam satu bungkus begitu saja untuk menghilangkan jejak. Kami masih terus mendalami kasus ini," kata Nazirwan, Rabu (19/2/2014).
Tas plastik berisi organ manusia ditemukan di tengah Jalan Raya Solo - Jogja, Selasa (18/4) kemarin. Kondisi sudah dalam kondisi hancur karena terlindas kendaraan yang lalu lalang di jalur padat tesebut. Setelah diperiksa, diketahui dalam tas plastik tersebut terdapat organ kepala manusia yang telah rusak, potongan kulit, tulang iga, pen tulang, serta potongan-potongan jari yang masih terdapat kukunya.
(mbr/trw)











































