Pulang Ujian, 7 Siswa SMP ini Malah Tawuran

Pulang Ujian, 7 Siswa SMP ini Malah Tawuran

- detikNews
Selasa, 18 Feb 2014 18:01 WIB
Pulang Ujian, 7 Siswa SMP ini Malah Tawuran
Jakarta - Sekelompok siswa SMP dari dua sekolah terlibat aksi keributan di Jalan Bango, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (18/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, tujuh siswa SMP kelas 7 dan 9 yang baru saja pulang ujian try out ini diamankan oleh Polsek Cilandak.

"Keributan terjadi antara SMP Terbuka Kecamatan Pasar Minggu dan SMP Patimura, Jagakarsa," ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Sungkono saat ditemui di Mapolsek Cilandak, Jaksel, Selasa (18/2/2014).

Ketujuh siswa yang terjaring berinisial J (kelas 9), DP (kelas 9) MH (kelas 9) DS (kelas 9), AY (kelas 7), C (kelas 9) dan MPD (kelas 7).

"Ketujuh siswa ini semuanya berasal dari SMP Terbuka," jelas Sungkono.

Selain mengamankan ketujuh siswa ini, polisi juga menyita berbagai senjata tajam antara lain sebilah celurit, satu buah gir, satu buah golok, sebilah keris panjang yang telah dimodifikasi serta berbagai senjata tajam lainnya.

"Awalnya mereka ini (SMP Terbuka) usai pulang ujian berencana untuk pulang sekolah. Tetapi di perjalanan mereka sms an dengan siswa SMP Patimura, sehingga ketika mereka sampai di Jalan Bango dan bertemu dengan siswa Patimura terjadi keributan," papar Sungkono.

Keributan baru mereda setelah petugas patroli dicegat warga yang kebetulan melihat peristiwa tersebut. "Petugas kita yang sedang patroli diberi tahu warga kalau ada keributan antara siswa ini. Siswa SMP Patimura langsung kabur sementara siswa sebagian anak SMP Terbuka yang tak berhasil kabur kita amankan," kata Sungkono.

Edi Sunarto, Pengelola SMP Terbuka yang berada di Mapolsek Cilandak membenarkan bahwa ketujuh siswa tersebut merupakan siswa di SMP Terbuka. Mereka baru saja pulang dari UCUN (uji coba ujian nasional) yang berlangsung pada pagi ini.

Apa sanksi yang akan diberikan kepada mereka? Mengingat saat ini mereka sedang dalam masa ujian?

"Yang pasti orangtua mereka akan dipanggil dan akan disuruh membuat surat pernyataan untuk tak mengulangi perbuatan ini. Kalau berlanjut dan melakukan lagi, maka finalnya mereka akan dikeluarkan," tutup Edi.


(rni/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads