"Beberapa masyarakat yang diambil keterangannya, ada yang mengatakan bahwa mobil itu sering berhenti di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol
Rikwanto mengatakan, penyidik Polsek Pulogadung masih mendalami kegiatan yang dilakukan Roger ketika memarkirkan mobilnya di pinggir Jalan Kayuputih tengah itu.
"Apakah (berhenti di TKP) untuk transaksi di situ apa pakai di situ, itu masih diselidiki," imbuhnya.
Penyidik juga masih mendalami seorang pria berinisial M yang disebut-sebut teman yang baru dikenal Roger. M disebut Roger adalah pemasok narkotika kepada Roger.
"Untuk M sendiri masih kita lacak. Di handphonenya ada 4 inisial M, apakah itu teman dekat, apakah managernya, teman atau keluarganya, kita telusuri. Termasuk apakah ada orang lain yang bantu memasok," jelasnya.
"Menurut Roger, dia dikasih sama M. Jadi kita tampung saja dulu keterangannya. M ini kenalan barunya," lanjutnya.
Roger ditemukan warga dalam mobil tersebut pada Minggu pukul 23.50 malam di Jl Kayuputih Tengah, Pulogadung, Jakarta Timur. Semula warga curiga karena mobil Mercy bernopol B 368 RY yang ditumpanginya terparkir dalam waktu yang cukup lama, dalam kondisi mesin masih menyala.
Warga kemudian melaporkan mobil tersebut ke aparat Polsek Pulogadung. Pihak kepolisian yang datang kemudian menemukan Roger dalam kondisi tidak sadarkan diri, diduga overdosis di jok kemudi mobil.
Saat ditemukan, sebuah jarum suntik masih tertancap di lengan kanannya. Di dalam jok mobil depan sebelah kiri ditemukan 1 bungkus putaw. Sementara itu, polisi juga menemukan 1 bungkus ganja dalam plastik kecil bertuliskan 'GOOD SG*T' di dalam tas kecil berwarna coklat.
(mei/rvk)











































