"Satu karena struktur jalan kita yang jelek atau tidak mulus. Kedua ialah kapasitas yang diangkut selalu overload," ujar Direktur SBU Perum Damri Koridor I dan VIII, Joni Hendry saat berbincang di Pull TransJ Pesing, Selasa (18/2/2014).
Joni mengutarakan, kapasistas penumpang bus TransJ itu hanyala 180 penumpang. Tapi kalau disini bisa lebih dari 200 orang.
"Kita kan tidak bisa melarang penumpang untuk naik," ujar Joni.
Joni menambahkan, bus TransJ dibawah operator DAMRI selalu dilakukan pengecekan setiap hari.
"Setiap malam dilakukan perawatan berkala. Setiap masuk pull sopir bertugas mengisi fomulir AT4 atau formulir laporan keluhan bus di jalan agar para mekanik langsung memperbaiki," imbuh Joni.
Menurut Sri Ulina Pinem, Humas UP TransJakarta, bus TransJ yang berasap tadi pagi di Jl Gadjah Mada, baru beroperasi tahun 2012. Bus itu mengalami rusak di bagian turbo mesin.
(spt/rvk)











































