'Mainan' Wawan Sekali Perawatan Bisa Habis Rp 30 Juta Lebih

Mobil Sitaan Kasus Korupsi

'Mainan' Wawan Sekali Perawatan Bisa Habis Rp 30 Juta Lebih

- detikNews
Selasa, 18 Feb 2014 16:35 WIB
KPK mendatangkan ahli untuk melatih teknik perawatan mobil berharga miliaran rupiah milik Wawan yang disita. (Lamhot Aritonang/detikFoto)
Jakarta - Tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan diprediksi bisa menghabiskan puluhan juta rupiah hanya untuk perawatan lima mobil mewahnya yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Angka ini belum termasuk 12 unit mobil lain milik adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu.

Owner Lamborghini Club FM Pantai Mutiara, Fernando Iskandar, membenarkan mahalnya biaya perawatan untuk super car seperti milik Wawan. “Buat oli saja udah bisa Rp 800 ribu-Rp 1 juta per liter. Nah, untuk perawatan itu 8 liter. Itu ada nomor kode serinya. Sekali servis oli, ngecek mesin yang simpel aja bisa Rp 15 juta,” kata Fernando saat dihubungi detikcom, Senin (17/02).

Dia menjelaskan perawatan Lamborghini termasuk tertinggi untuk spesifikasi kelas mobil. Hampir sama biaya perawatan dengan Ferrari. Kalau ingin servis maksimal, biasanya untuk Lamborghini setiap 2.500 kilometer.

Misalkan, ada gangguan ban atau kampas rem hingga memerlukan pergantian suku cadang, angka sekali perawatan bisa tembus Rp 30 juta lebih. “Perawatannya tergantung kondisi gangguan kerusakan mobil. Tapi, ini kan mobil jarang dipakai. Paling kerusakan di bagian-bagian tertentu aja,” sebutnya.

Begitupun dengan interior mobil Lamborghini juga harus diperhatikan usai menjalani touring. Meski sama-sama kategori mobil mewah, perawatannya beda dengan Rolls-Royce yang cenderung lebih hati-hati. Pasalnya, karena kalau rusak, suku cadang pabrikan mobil Inggris ini agak sulit.

Menurut Fernando, Roll-Royce bisa dikatakan pemiliknya masih jarang di Indonesia. Tapi, ketiga mobil ini menyukai jalur jalan lurus dengan kondisi bagus. “Lamborghini dan Ferrari sama lah perawatannya. Kalau RR agak lebih harus telaten dan hati-hati. Ya, kalau keluar lewat jalan tol kalau enggak pakai jasa patwal,” ujarnya.

Meski jalur jalan di Jakarta dan sekitarnya kurang ideal untuk mobil jenis Lamborghini, tapi peminatnya semakin bertambah. Fernando menyebut sejak Lamborghini Aventador diluncurkan dua tahun lalu di Indonesia, angka kepemilikannya terus meningkat.

Untuk harga, tergantung tipe Lamborghininya. Untuk yang Aventador kisarannya di atas Rp 6 miliar hingga bisa tembus Rp 11 miliar. Beda dengan Lamborghini Gallardo yang harganya di bawah kelas Aventador. “Wilayah Jakarta yang macet dan banjir ini sebenarnya gak ideal,” sebutnya.

Selain Lamborghini Aventador, mobil mewah milik Wawan yang disita KPK adalah Ferrari F12, Rolls-Royce, dan Bentley Continental.

Adapun Taqwa Suryo Swasono, seorang teknisi ahli dari Sentul Driving Course (SDC) yang didatangkan KPK, membenarkan untuk sekali perawatan kecil mobil mewah minimal menelan biaya Rp 5 juta.

Juru bicara KPK Johan Budi menuturkan pihaknya memang memberikan perhatian khusus dalam merawat mobil-mobil mewah sitaan. "Mobil Wawan itu untuk merawat perlu pengetahuan khusus, maka kemarin diundang dari Sentul. Dia ngasih tahu tekniknya, ngajarin petugas KPK,” kata Johan kepada detikcom, Kamis pekan lalu.

Johan mengaku pihaknya bahkan sudah mengalokasikan anggaran khusus perawatan. Misalnya, untuk membelikan bensin ketika memanaskan mesin mobil mewah hasil sitaan. “Tapi berapanya (anggaran), saya gak tahu,” ucap Johan.


(hat/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads