"Partai yang solid secara kader itu tampaknya adalah PKS dan PDIP ya. Artinya kami akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih sedikit dibanding mereka yang promosi lewat iklan televisi, dll," kata Tifatul yang juga anggota Majelis Syuro PKS ini.
Hal ini disampaikan Tifatul usai menggelar konferensi pers Seminar Sehari Internasional Penggunaan Media Digital di Kalangan Anak dan Remaja di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2014).
Karena itu PKS tak terlalu ngebet dengan dana saksi parpol. Tifatul menuturkan partainya bukan termasuk yang mengusulkan dana saksi parpol yang nilainya mencapai Rp 700 miliar itu.
"Dari dulu kami tidak pernah menggunakan dana dari pemerintah atau negara. Yang ngusulin kan fraksi di DPR, sekarang wartawan nanya malah angkat tangan pada diam," katanya.
Tifatul tak setuju dengan ajakan golput di media sosial. "Prinsipnya gini. Di PKS seburuk-buruknya pemimpin, masih lebih baik ada yang memimpin daripada nggak ada sama sekali," katanya.
(van/try)











































