Satpol PP Jakarta Timur Copot Baliho Caleg 'Nakal'

Satpol PP Jakarta Timur Copot Baliho Caleg 'Nakal'

- detikNews
Selasa, 18 Feb 2014 13:22 WIB
Satpol PP Jakarta Timur Copot Baliho Caleg Nakal
Jakarta - Komisi II DPR meminta pemprov DKI melakukan penertiban baliho atribut para caleg yang 'curi start' berkampanye. Sejak semalam anggota satpol PP melakukan penertiban di beberapa titik di Jakarta. Hari ini, pembersihan kembali dilakukan termasuk di Jakarta Timur.

"Sesuai instruksi yang kami dapat kemarin dari kunjungan anggota komisi II DPR, di Jakarta Timur masih terdapat banyak baliho dari caleg padahal saat ini belum ranahnya kampanye caleg melainkan baru diperbolehkan kampanye tertutup partai. Faktanya di lapangan masih banyak baliho caleg. Berdasarkan aturan PKPU no 15 Tahun 2013, baliho atau spanduk yang berbau kampanye caleg tidak diizinkan dipasang di fasos (fasilitas sosial) dan fasum (fasilitas umum)," kata ketua Panwas kota Jakarta Timur, Iflihah Zuhriyaten, saat penertiban, Selasa (18/2/2014).

Penertiban pagi ini dimulai dari jalan Jatinegara Timur, Jakarta Timur. Sekitar 50 anggota satpol PP menyisir jalan dan mencabuti spanduk dan baliho caleg yang ada di pinggir jalan maupun yang dipaku di batang pohon. Penyisiran baliho dan spanduk menuju terminal Kampung Melayu. Saat di kawasan terminal, petugas mencabuti baliho caleg DPR RI asal partai Golkar, Bambang Wiyogo. Baliho berukuran 5x10 meter ini dicabut petugas dengan cara memancat tiang baliho yang cukup tinggi.

Dari kawasan terminal Kampung Melayu, petugas satpol PP kembali melanjutkan penertiban ke jalan Otista Raya menuju ke jalan Dewi Sartika. Puluhan bendera partai yang disertai kampanye caleg diangkut petugas. Dari hasil penertiban sejak semalam, ditemukan 5 baliho dengan ukuran besar di UKI, Jalan Dewi Sartika, Kampung Melayu, jalan Cipinang Raya, dan jalan Raya Bekasi Timur.

"Kami selaku panwas cenderung melakukan pencegahan. Hari ini kita terpaksa menurunkan karena mereka melanggar," ungkapnya.

Atribut partai yang dicabut disita petugas satpol PP kali ini berasal dari caleg partai Hanura, Demokrat dan Golkar. Belum ditemukan adanya atribut dari caleg partai Gerindra dan PDIP yang menjadi partai pengusung pemimpin Jakarta, Jokowi-Ahok. Hingga saat ini penyisiran masih terus berlangsung.

Senin (17/2) kemarin, komisi II DPR melakukan pertemuan dengan pihak pemprov DKI menyangkut kesiapan menjelang pemilu 2014. Dalam pertemuan itu, komisi II menyinggung masih banyaknya baliho dan spanduk caleg di wilayah Jakarta. Ketua Komisi II DPR, Taufiq Hidayat mengeluhkan baliho Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang banyak bertebaran di sejumlah titik ibu kota.

"Dari PDIP ini juga banyak sekali di ruang publik yang bertebaran. Partai Pak Jokowi juga ini, tapi saya tidak menghubungkan itu," kata Taufiq.

(bil/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads