Repotnya Mengurus 'Mainan' Mahal Sitaan KPK

Mobil Sitaan Kasus Korupsi

Repotnya Mengurus 'Mainan' Mahal Sitaan KPK

- detikNews
Selasa, 18 Feb 2014 12:26 WIB
Repotnya Mengurus Mainan Mahal Sitaan KPK
Pelatihan perawatan mobil mewah sitaan KPK. (Lamhot Aritonang/detikFoto)
Jakarta - Belakangan pekerjaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertambah. Penyitaan sejumlah mobil super mewah milik tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan memerlukan penanganan khusus.

Mobil yang harga satu unitnya mencapai Rp 10 miliar lebih itu tak bisa diperlakukan sembarangan. Selama disita KPK, "mainan" mahal adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini mau tak mau harus dirawat secara khusus oleh KPK.

Bahkan ahli teknik juga khusus didatangkan untuk melatih teknik perawatan supercar tersebut. KPK memang memberi perhatian dalam hal perawatan barang-barang sitaan. Perawatan dilakukan sendiri oleh petugas KPK. “Bukan oleh Satpam tapi bagian umum di deputi penindakan,” kata juru bicara KPK Johan Budi kepada detikcom, Kamis pekan lalu.

Johan menjelaskan khusus untuk mobil Wawan memang perlu perawatan khusus. "Untuk merawat perlu pengetahuan khusus, maka kemarin diundang dari Sentul. Dia cuma ngasih tahu tekniknya, ngajarin petugas KPK, bukan suruh melakukan perawatannya,” ujar Johan.
 

 
KPK memang bertanggung jawab untuk menjaga agar nilai barang hasil sitaan tidak turun. “Sampai ada putusan hakim, kalau sudah berkekuatan hukum tetap, dirampas dan diserahkan ke negara, nah yang melelang negara,” ujarnya. Ketika masih dalam proses peradilan, maka barang-barang sitaan tersebut ada yang disimpan di KPK dan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan).

Bagaimana dengan biaya perawatan mobil mewah sitaan KPK? Johan mengaku pihaknya bahkan sudah mengalokasikan anggaran khusus perawatan. Misalnya untuk membelikan bensin ketika memanaskan mesin. “Tapi berapanya (anggaran), saya gak tahu,” ucap Johan. Dia menyebutkan anggarannya tidak dipisah-pisah, yaitu masuk anggaran penanganan perkara di Deputi Pencegahan.

Owner Lamborghini Club FM Pantai Mutiara, Fernando Iskandar, menyebutkan perawatan Lamborghini termasuk tertinggi untuk spesifikasi kelas mobil. "Hampir sama biaya perawatan dengan Ferrari," kata Fernando saat dihubungi detikcom, Senin (17/02).

Adapun Taqwa Suryo Swasono, seorang teknisi ahli dari Sentul Driving Course (SDC) yang didatangkan KPK, mengatakan pihaknya sudah memberikan pelatihan kepada belasan petugas dari unit pengelolaan alat bukti dan sitaan KPK. “Kemarin itu kita sudah training di kelas dan praktik di luar, yang paling lama sih di kelas sekitar dua jam,” kata dia kepada detikcom, Senin (17/02).


(brn/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads