"Kita membuatnya dalam dokumen drama sehingg lebih menarik," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (17/2/2014).
Sejarah yang dikemas dalam bentuk film itu diharapkan menjadi daya tarik masyarakat, khususnya bagi para siswwa untuk mendalami sejarah indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berharap film ini nantinya juga dapat diputar di situs sejarah Soekarno di Ende ," ucapnya.
Saat ini pemutaran film sejarah Soekarno telah dilakukan di lima universitas. 15 Universitas lainnya telah memesan film sejarah tersebut.
"Harapannya semangat perjuangan dapat selalu dikenal dan menginspirasi para siswa," kata Wiendu.
(tfq/rvk)











































