MA Ukraina Batalkan Hasil Pilpres
Sabtu, 04 Des 2004 03:54 WIB
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) Ukraina akhirnya membatalkan hasil pilpres yang telah memenangkan Viktor Yanukovich. MA lalu meminta pilpres digelar kembali pada 26 Desember 2004 mendatang"Harus ada pemilu ulang," ujar ketua MA Ukraina Anatoly Yarema seperti dilansir dari Associated Press, Sabtu (4/12/2004).Mendengar keputusan ini, puluhan ribu pendukung Viktor Yushchenko pun berteriak kegirangan. Mereka memang berkumpul di pusat kota Kiev guna mendengar keputusan akhir dari MA.Sebelumnya, pemerintah menyatakan Perdana Menteri Viktor Yanukovich menjadi pemenang dalam pilpres. Namun, kubu oposisi menilai telah terjadi kecurangan dalam perhitungan suara hasil pilpres tersebut.Keputusan MA ini telah bersifat final dan mengikat. Apalagi, kedua pihak memang sudah berjanji akan mematuhi keputusan yang akan diambil MA.Hingga kini, masih belum ada tanggapan dari pihak Yanukovych maupu pendukungnya. Perwakilan Yanukovych dan Komisi Pemilu Pusat telah meninggalkan Gedung MA sebelum hakim mengumumkan keputusannya.Massa pun menyambut keputusan MA ini dengan suka cita. Mereka terus berteriak "Yushchenko" sambil mengibarkan bendera kuning. suara klakson mobil pun juga turut meramaikan suasana kota Kiev."Ini adalah kemenangan besar rakyat Ukraina. Dan ini kemenangan untuk demokrasi," tukas pengacara Yushchenko, Mykola Katerinchuk.
(ton/)











































