"Saya menjalani operasi achilles tendon (otot kaki putus karena tackling main bola), di RSCM Kencana, 5 Februari 2014. Untuk pemulihan biasanya butuh waktu 3 sampai 6 bulan," kata Effendy Ghazali dalam pesan singkat kepada detikcom, Senin (17/2/2014).
"Jadi saya harus merawat kaki saya dan tidak banyak beraktivitas. Itu alasan utama saya mengirim surat pengunduran diri dari Komite Konvensi 11 Februari," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ada surat dari Anies Baswedan tertanggal 3 Februari yang saya terima. Isinya antara lain mempersoalkan akses ke TV, dan saya sangat setuju dengan Anies," tuturnya.
Pada saat di diundang untuk masuk Komite Konvensi, Effendy mengaku sudah menyampaikan bahwa Pendidikan Politik harusnya tidak hanya dalam bentuk Konvensi. "Tapi juga soal pendidikan politik dalam hal keadilan akses ke TV, atau menegakkan UU Penyiaran," ucapnya.
Ia kemudian menjelaskan soal akses ke TV tersebut. Sekarang menurutnya, marak pelanggaran UU Penyiaran oleh parpol dan capres. KPI berusaha memperingatkan, tapi tidak ada kata signifikan apapun dari Menkominfo.
"Dan Presiden sebagai atasan Menkominfo terkesan diam juga, apalagi yang namanya lelang digital TV. Ini amat melanggar UU Penyiaran," ujarnya.
(bal/van)










































