HUT GAM, Bis Medan-Banda Aceh Tetap Beroperasi
Jumat, 03 Des 2004 21:39 WIB
Medan - Berbeda dengan tahun lalu, kini bis-bis jurusan Medan - Banda Aceh tetap beroperasi seperti biasa kendati 4 Desember 2004 merupakan HUT Gerakan Aceh Medeka (GAM). Padahal 2 tahun lalu, bis-bis tersebut enggan beroperasi karena tidak adanya jaminan keamanan.Pantauan detikcom di pool bus Anugerah, Kurnia, Pusaka, Pelangi dan PMTOH di Jalan Gajah Mada, Medan, Jumat (3/12/2004), aktifitas pelayanan terhadap penumpang berjalan seperti biasa. Harga tiket juga tetap antara Rp 70 ribu hingga Rp 120 ribu per orang, bergantung jenis layanan bus, AC atau non-AC."Kita tetap melayani penumpang, bus tetap berangkat seperti biasa. Kita malah tidak ingat besok milad GAM," kata Rahmad (45), petugas di loket tiket CV Pelangi.Dikatakan Rahmad, volume keberangkatan maupun kedatangan bis Medan-Banda Aceh dan sebaliknya juga tetap tujuh kali selama satu hari. Bahkan, malam ini, dua bis telah berangkat pada pukul 20.00 dan 20.30 WIB."Jumlah penumpang juga biasa saja. Memang 30 seat bus tidak penuh, tetap kondisi seperti itu memang normal pada hari-hari biasa," tukas Rahmad.Petugas loket CV Anugerah, CV Kurnia, dan CV Pusaka, yang juga berada di Jalan Gajah Mada, pun menyatakan kondisi serupa. Volume keberangkatan ketiga jenis bus tersebut sekitar 15 kali pada hari ini, atau normal saja. Sementara jumlah penumpang juga tidak menurun dibanding hari-hari biasa.Pasca berlakunya darurat sipil dan darurat militer di Aceh, biasanya angkutan umum jurusan Medan-Banda Aceh mogok beberapa hari sebelum dan sesudah HUT GAM pada 4 Desember dan beberapa hari sebelum dan sesudah HUT RI 17 Agustus. Hal ini dilakukan karena umumnya gangguan keamanan dari GAM meningkat pada kedua momen tersebut.Pada 1 Desember 2003 lalu, bus CV. Anugerah, bernomor polisi BL 7774 A diberondong peluru saat melintas di Peureulak, Aceh Timur yang mengakibatkan 3 orang menderita luka tembak dan sempat dirawat di RSU Langsa, Aceh Timur.
(ton/)











































