KA Kamandaka Diluncurkan Layani Rute Purwokerto-Semarang

ADVERTISEMENT

KA Kamandaka Diluncurkan Layani Rute Purwokerto-Semarang

- detikNews
Senin, 17 Feb 2014 08:25 WIB
Purwokerto - Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono meresmikan pengoprasian (KA) Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang pp. Peresmian tersebut ditandai dengan penyiraman air dan pemecahan kendi ke lokomotif di Stasiun Purwokerto, Banyumas.

Acara yang digelar, Senin (17/2/2014) ini dihadiri juga oleh Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo dan Direktur Komersial PT KAI, Sulistyo Wimbo.

Dalam sambutannya sebelum melepas perjalanan perdana KA Kamandaka, Wamenhub, Bambang Susantono mengatakan jika Kemenhub akan segera meyelesaikan jalur ganda (double track) di wilayah pantura Jawa yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya.

"Tahun ini kita selesaikan double track pantura," kata dia saat melepas perjalan Perdana KA Kamandaka pukul 05.00 WIB.

Kemudian untuk jalur ganda lintas Selatan hingga kini telah terselesaikan ruas Cirebon-Purwokerto dan Kutoarjo-Yogyakarta-solo. Setelah itu lanjut Purwokerto-Kroya-Kutoarjo.

"Untuk Purwokerto-Kroya-Kutoarjo yang belum karena agak sulit dan terdapat beberapa trowongan, tapi kita akan selesaikan jalur Selatan tahun 2016," jelasnya.

Dengan adanya loop Jateng yang menghubungkan antara Solo-Semarang dan Purwokerto -Semarang, dia berharap sebagian beban jalan akan dipindahkan dari jalan raya ke kereta.

"93 persen dari barang lewat jalan raya, kita ingin 10 persen dulu dipindahkan ke KA, dengan begitu bisa mengurangi konsumsi BBM, Kecelakaan. Arus barang dan penumpang juga akan lebih baik," ujarnya.

Perjalanan perdana KA Kamadaka ini memakan waktu tempuh hingga 5 Jam dengan melewat rute Purwokerto-Tegal-Semarang. KA Kamandaka yang menggunakan gerbong ekonomi AC dengan harga Rp. 70 ribu ini diharapkan bisa menjadi alternatif berpergian masyarakat Jateng Bagian Selatan untuk menuju Ibukota Provinsi Jateng dan juga alternatif berpergian dari Purwokerto-Semarang pagi dan sore hari.

"Untuk mempermudah akses masyarakat untuk angkutan di Jateng kita ingin loop Jateng ini berjalan," kata Direktur Komersial PT KAI, Sulistyo Wimbo.

Menurut dia, frekuensi perjalanan KA Kamandaka jurusan Purwokerto-Tegal-Semarang pp ini tidak menutup kemungkinan untuk ditingkatkan. termasuk akan terus berupaya meningkatkan pelayanan membentuk loop Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Tergantung permintaan dari masyarakat. Utamanya, kami membidik penumpang dari Tegal ke Semarang yang memang cukup besar," katanya.

Sementara menurut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan senang melihat sejarah lama yang dibangkitkan dengan moda transportasi yang lebih masal. Kereta itu merupakan satu moda yang dipikirkan sebagai bagian dari permasalahan jalan.

"Jalan raya makin terbatas, kereta bisa menjadi moda tranportasi lebih baik," jelasnya.

Menurut dia, sejarah kita ulang, Belanda mungkin dulu sudah mikir, makin banyak yang dibawa mereka buat jalan kereta. Oleh karena itu saat ini pihaknya coba untuk mereaktifasi jalur yang dimiiki Belanda dulu. Kalau sekarang selatan-selatan sudah ada, utara-utara sudah ada, bagaimana dengan selatan utara-utara selatan.

"Moda ini simpel dan orang mau berpindah. Ada loop di Jawa dan kemreni Solo-Semarang kita buka, sekarang Purwokerto- Semarang kita buka itu sudah terjadi lingkaran di Jateng," ujarnya.

Dia berharap, moda ini nantinya akan dapat mengurai kemacetan di jalan-jalan. Orang akan lebih senang menggunakan moda ini karena lebih mudah dan murah.

"Mungkin hari ini ada railvolusi istilahnya, ada reatifasi beberapa jalur, Purwokerto- Semarang bisa moda tranportasi baik. Ini akan mempermudah, mengurai kemacetan di jalan, lebih murah lebih gampang sekali angkut bisa lebih banyak," ungkapnya.



(arb/ndr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT