AS Siap Pimpin Penanggulangan Dampak Perubahan Iklim

AS Siap Pimpin Penanggulangan Dampak Perubahan Iklim

- detikNews
Minggu, 16 Feb 2014 21:41 WIB
AS Siap Pimpin Penanggulangan Dampak Perubahan Iklim
Jakarta - Dampak perubahan iklim telah terasa di semua penjuru dunia. Menlu Amerika Serikat John Kerry menegaskan AS siap memimpin aksi penanggulangan dampak. Namun dia juga mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi agar dampaknya tak semakin luas.

"Kita tidak bisa kehilangan waktu untuk berdebat siapa yang bertanggung jawab. Biasanya kita bisa melakukan argumentasi. Ini bukan opini. Ini fakta, ilmu pengetahuan yang tidak bisa disangkal," kata Kerry saat berpidato tentang perubahan iklim di @america, Pacific Place, Jakarta Selatan, Minggu (16/2/2014).

Ia dan Presiden Barack Obama percaya sudah tidak ada waktu lagi untuk menunggu. Pencegahan dampak yang berkepanjangan karena perubahan iklim harus dilakukan segera dan Amerika Serikat siap bertanggung jawab dengan menggandeng semua pihak.

"Saya mengakui bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab karena kami negara dengan emisi terbesar kedua di dunia. Yang pertama adalah China," papar pria lulusan Yale University ini.

Sebelum datang ke Jakarta, Kerry terlebih dahulu mengunjungi Beijing. Dalam kunjungannya tersebut, Kerry mengaku sudah berdiskusi terkait kerjasama di bidang perubahan iklim.

Kerry lalu memaparkan bahwa usaha-usaha yang telah dilakukan AS untuk mengurangi emisi dalam 5 tahun terakhir sudah lebih nyata dibanding 20 tahun yang lalu. AS berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebelum 2020.

"Amerika Serikat siap memimpin dalam hal ini dan saya secara pribadi, minggu ini saya akan tugaskan para Dubes untuk jadikan perubahan iklim sebagai prioritas utama," ujar pria berusia 70 tahun ini.

Kunjungan Kerry ke Jakarta merupakan bagian dari lawatannya ke Asia dari tanggal 13-18 Februari 2014. Selain Jakarta, ia juga mengunjungi Seoul, Beijing, dan Abu Dhabi.

Selama di Jakarta, Kerry juga akan memimpin Pertemuan Komisi Gabungan (Joint Commisision Meeting) di bawah Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia. Dalam pertemuannya dengan Sekjen ASEAN, pria yang pernah menjadi capres AS pada tahun 2004 ini akan menekankan pentingnya keterlibatan institusi multilateral di ASEAN.

(mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads