"Ayo berbaris menjadi dua. Kemudian duduk yang tertib," kata seorang relawan dari universitas swasta di Kota Malang.
Anak-anak langsung mengikuti aba-aba yang diberikan. Mereka duduk berjajar dan tenang menunggu instruksi berikutnya.
Kertas gambar kemudian disodorkan di hadapan mereka. "Ayo sini kita mewarnai," ujar relawan disambut riang anak-anak.
Muhamad Rum, salah satu relawan mengaku, sengaja datang bersama belasan temannya khusus untuk mengajak anak-anak bermain.
"Kami bagi, mulai yang PAUD, TK, sampai SD dan SMP. Kami juga sesuaikan permainan yang mereka butuhkan," kata Rum saat ditemui detikcom di GOR Ganesha Kota Batu, Minggu (16/2/2014) siang.
Permainan ini akan dilakukan sampai waktu makan siang atau istirahat. "Kami coba pulihkan mental mereka. Biar kesan berada di pengungsian tak dirasakan anak-anak ini," ungkapnya.
Ada puluhan anak-anak dan balita berada di pos pengungsian akan dikunjungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lusa nanti. Mereka berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, daerah terparah erupsi Gunung Kelud.
(bdh/try)











































