Meski weekend, situasi di Gembira Loka tidak terlalu ramai, Minggu (16/2/2014). Sebagian besar wisatawan terlihat mengenakan masker. Mereka berkeliling di salah satu tempat wisata favorit tersebut.
Marketing Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta, Lucia Anna Novitasari mengatakan meski diterjang hujan abu, kondisi hewan tetap aman. Pada saat pertama hujan abu, hewan-hewan dimasukkan dalam kandang akomodasi. Kesehatan hewan dicek secara intensif.
"Masih ada 75 persen hewan yang dimasukkan kandang akomodasi," ungkapnya.
Pengelola fokus melakukan pembersihan dan penyemprotan. Pengalaman saat hujan abu erupsi Merapi 2010 lalu, pembersihan bisa mencapai 1 bulan lebih lamanya. Kemungkinan pembersihan abu gunung Kelud bisa lebih lama, karena lebih tebal dibanding dengan abu Merapi.
Meski berjarak 200 km lebih dari Gunung Kelud di Kediri, Yogya termasuk daerah terparah terkena abu. Hampir seluruh sudut kota terkena dampaknya. Mulai dari permukiman, jalan, hingga tempat wisata.
(try/try)











































