Kemenhub Minta Pesawat yang Terkena Abu Kelud Jalani Pengecekan Ketat

Kemenhub Minta Pesawat yang Terkena Abu Kelud Jalani Pengecekan Ketat

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Minggu, 16 Feb 2014 11:40 WIB
Kemenhub Minta Pesawat yang Terkena Abu Kelud Jalani Pengecekan Ketat
Jakarta - Beberapa bandara memang sudah dibuka pasca meletusnya Gunung Kelud. Namun, beberapa pesawat yang terkena abu vulkanik belum diperbolehkan terbang sebelum menjalani pengecekan secara ketat.

"Abu vulkanik itu kan sangat bahaya untuk mesin pesawat, jadi sebelum dikeluarkan izin terbang pesawat yang kemarin kena abu vulkanik harus menjalani pengecekan ketat," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan saat dihubungi detikcom, Minggu (16/2/2014).

Menurut Bambang, beberapa sensor yang berada di bagian luar badan pesawat sangat sensitif dengan berbagai benda asing. Sehingga dikhawatirkan sensor-sensor itu akan rusak dan berimbas pada kinerja pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai SOP semuanya memang harus diperiksa dan tidak bisa langsung terbang. Itu kan di badan pesawat ada sensor-sensor yang sangat sensitif terhadap benda asing," jelas Bambang.

Hingga pagi ini, ada beberapa bandara yang sudah bisa beroperasi antara lain bandara Juanda di Surabaya, bandara Abdurrahman Saleh di Malang, bandara Ahmad Yani, Semarang dan bandara Tunggul Wulung Cilacap. Selain itu bandara Husein Sastranegara, Bandung juga sudah mulai beroperasi secara normal.

Sementara itu, dua bandara lagi belum bisa beroperasi yakni Adi Sucipto, Yogyakarta dan Adi Sumarmo, Solo. Landasan yang masih tertutup abu tebal menjadi alasan utama kedua bandara itu belum diizinkan beroperasi.

(kha/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini