Para pengendara mobil dan motor yang datang dari arah Jl Dr Saharjo Manggarai berhenti persis di bawah flyover karena tertahan para remaja yang mengamuk di jalan. Sebagian lagi memilih putar balik, lalu belok ke kiri arah Kampung Melayu.
Tawuran antar kampung itu terjadi pada Minggu (16/2/2012), dini hari sekitar pukul 01:41 WIB. Tak hanya remaja laki-laki, beberapa remaja perempuan juga ikut dalam kejar-kejaran dan saling lempar batu.
Sementara tak jauh dari lokasi, beberapa warga yang lebih dewasa hanya menonton sambil meneriaki anak-anak tersebut untuk berhenti. "Sudah, sudah, nggak usah dikejar," teriak seorang ibu yang hanya mengenakan daster.
Insiden saling lempar dan saling kejar tidak berlangsung lama. Entah bosan atau sudah kelelahan, 15 menit kemudian masing-masing kubu mulai mundur dan mengosongkan jalan sehingga bisa dilintasi lagi oleh pengendara. Hingga 30 menit berikutnya, tawuran tetap tidak dilanjutkan.
"Biasa, anak kecil. Ejek-ejekan gitu aja tadinya," kata Slamet, seorang warga yang menonton.
(up/ahy)











































