Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, Malioboro difokuskan untuk pembersihan ini, karena Malioboro sebagai ikon Yogyakarta. Dan diharapkan kondisinya segera pulih. Kondisi Yogya akibat abu vulkanik, mengalami dampak luar biasa baik dari sisi ekonomi, wisata, pendidikan dn lain-lain.
"Pembersihan kita lakukan dari mulai perempatan Tugu, Jalan Malioboro, kemudian kawasan Titik Nol,"katanya di Jl Malioboro, Sabtu(15/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pembersihan di Malioboro sendiri, ratusan personel terdiri dari personel Polisi sebanyak 200 personel, 200 personel TNI, 200 unsur masyarakat, dan 300 orang dari resimen mahasiswa. Mereka membawa peralatan seperti sapu, sekop, dan juga mobil penyemprot air. Abu kemudian dikumpulkan dan diangkut menggunakan truk.
Selama pembersihan berlangsung, arus lalu lintas di Jl Malioboro ditutup untuk kendaraan roda empat.
(ndr/gah)










































