"Kita di sini enggak mau masuk rumah dulu apalagi dari tadi sore mati lampu. Mending jaga di luar saja," kata warga Bantul, Nonot Martono, saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/2/2014).
Nonot mengatakan, mati lampu di desanya bukan karena gempa yang dirasakan sekitar satu jam yang lalu. "Ini mati lampunya dari tadi sore. Kayaknya gara-gara abu vulkanik Gunung Kelud makanya diputus aliran listriknya," ujarnya.
Nonot juga menambahkan saat ini belum ada petugas baik dari kepolisian dan aparat pemerintah yang menjelaskan tentang gempa tersebut. Nonot mengatakan, desa tempat dia bermukim, yaitu Desa Triharjo, Kecamatan Panda, memang agak jauh dari pusat kota Bantul.
"Semoga saja tidak kenapa-kenapa," harap Nonot.
(rvk/rvk)











































