Pantauan Jumat (14/2/2014), tiga loket pembatalan dan perubahan jadwal dipenuhi puluhan calon penumpang. Kebanyakan dari mereka membatalkan dan menunda keberangkatannya karena daerah tujuannya terkena hujan abu yang parah seperti Yogyakarta dan Solo.
"Karena Yogyakarta hujan abu, saya batalkan tiketnya. Niatnya mau liburan sama istri dan anak di Yogya. Tapi kalau hujan abu begini, liburannya jadi nggak nyaman," ujar salah seorang calon penumpang bernama Fajri (33) kepada detikcom di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2014).
Fajri seharusnya berangkat pada Sabtu (15/2) pukul 06.50 WIB menggunakan KA Fajar Utama.
Hal yang sama menjadi pertimbangan Nuri (28). Nuri sebenarnya akan berangkat ke Solo menggunkan KA Senja Utama Solo pada pukul 21.15 WIB malam nanti.
Namun karena Solo juga mengalami hujan abu yang parah pada pagi tadi, maka dia berniat menunda perjalanannya.
"Tapi Solo penuh abu Gunung Kelud, sama orang tua dilarang pulang. Saya mau ubah jadwal diundur seminggu lagi," kata Nuri.
(sip/nwk)











































