Salah satu maskapai memang bersedia mengembalikan tiket penumpang dan menggantinya dengan uang. Tetapi cara yang mereka tempuh dinilai sangat menyusahkan.
"Citilink nggak masalah, yang susah (refund) itu Lion Air," kata Ismet Rama salah satu penumpang pesawat saat dihubungi detikcom, Jumat (14/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu ada dua tiket yang saya tukar," lanjut politisi asal Partai Golar itu.
Untuk Citilink, kata Ismet, tiket bisa direschedule dan bisa ditukar dengan uang. Jika ditukar dengan uang, pihak Citilink menjanjikan akan ditransfer ke rekening penumpang paling lambat besok.
"Saya tadi dimintai nomor rekening dan dijanjikan akan ditransfer besok," ujar Ismet.
Jika refund tiket pada Citilink dianggap mudah, maka tidak bagi refund di Lion Air. Untuk penumpang yang membeli langsung di Lion Air, maka pihak Lion Air akan langsung merefund tiket penumpang. Tetapi jika penumpang membeli di agen travel, pihak Lion Air menyerahkannya ke pihak travel.
"Kalau merefund di travel, maka kami yang repot. Cairnya bisa 2-3 minggu," jelas Ismet.
Ismet juga merasa kasihan kepada para penumpang yang membeli tiket Lion Air di travel di luar Surabaya. "Travel saya di Surabaya saja saya masih merasa rugi. Naik taksi dari bandara ke travel sudah habis banyak," terang Ismet.
Dari pengamatan Ismet, maskapai lain justru jauh lebih peduli terhadap penumpangnya yang hendak melakukan refund. Menurut Ismet, Sriwijaya Air, Wings Air, dan Garuda Indonesia langsung merefund tiket penumpang saat itu juga dan tanpa syarat apapun.
(iwd/ega)










































