Badai Ancam Pesisir Selatan Jatim
Jumat, 03 Des 2004 17:28 WIB
Surabaya - Daerah yang berada di pesisir selatan Jatim diminta waspada terhadap berkumpulnya awan tebal dan badai yang menyebabkan hujan sangat lebat disertai guntur.Awan hujan dan badai tersebut menyelimuti wilayah Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang Selatan, Lumajang, Jember bagian selatan hingga Banyuwangi. Awan dan badai tak dipungkiri juga akan bergumul di wilayah pantai utara Jawa, Laut Jawa serta daerah lain di Jawa Timur pada umumnya. Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Perak II Surabaya, Edi Waluyo S Ah MG, dihubungi detikcom Jumat (3/12/2004) mengatakan, kondisi cuaca tersebut supaya diantisipasi dan diwaspadai mulai sejak kemarin hingga 2 sampai 3 hari ke depan, karena terdapat awan-awan tebal yang berpeluang terjadinya hujan lebat dan angin yang datang secara tiba-tiba dengan kecepatan yang relatif tinggi mencapai 50 - 60 km/jam. Kadang-kadang kondisi ini disertai dengan adanya badai. "Oleh karena itu kami mengharapkan kepada masyarakat agar mewaspadai adanya badai yang cukup hebat," pintanya. Dijelaskan Edi, dari pantauan citra satelit menunjukkan adanya konsentrasi awan tebal berada di atas wilayah Laut Jawa, Pulau Jawa dan Samudra Indonesia Selatan, Jawa bagian Timur, di antaranya adalah awan-awan hujan dan angin yang berubah-ubah arah. Khusus untuk Surabaya, cuaca diprakirakan berpeluang hujan dengan intensitas sedang - lebat disertai guntur. Angin berubah-ubah arah berkecepatan 0 - 26 km/jam, namun saat hujan lebat, kecepatan dapat mencapai 50-60 km/jam dengan suhu udara 24 - 33 derajat celsius dengan kelembaban udara 66 - 97 5. "Juga perlu diwaspadai terutama untuk Surabaya Tengah/Selatan dan Surabaya Barat," tambah Edi. "Warning saya kok nggak sampai ke daerah, padahal data dari kita sudah kita masukan ke Pemrov untuk didistribusikan. Akibatnya saya banyak ditegur kepala daerah sejumlah karena terjadinya bencana. Saat ini yang perlu diwaspadai Blitar, Tulungagung, Pacitan dan Magetan. Kota tersebut harus siaga, Mas,"jelasnya. "Baru saja saya dapat laporan dari Tulungagung, Blitar dan Pacitan banjir, tambahnya. Daerah -daerah itu harus siaga,"tegasnya.
(nrl/)











































