"Seperti Anas Urbaningrum saja, ngajak-ngajak orang masuk ke persoalan dia," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (14/2/2014).
Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo memang menyatakan bukan hanya Prabowo seorang yang dicekal pihak AS, namun juga ada jenderal lain, termasuk Pramono Edhie. Sikap ini, menurut Ruhut mirip dengan Anas yang ketika terjerat kasus korupsi kemudian menyebut nama-nama lain yang belum tentu ada hubungannya.
Ruhut juga menilai pihak Prabowo telah berusaha menyamaratakan citra para elite TNI, agar seolah-olah semuanya sama dengan Prabowo yang ditolak AS. Padahal Pramono Edhie sama sekali tak punya masalah dengan AS.
"Mereka mau menyamaratakan orang-orang TNI di mata Amerika dan dunia internasional," ucap Ruhut.
Sambil setengah menyindir Prabowo, Ruhut menyatakan Pramono Edhie tidak punya kasus yang berkaitan dengan pelanggaran HAM. Dengan menggulirkan isu itu, justru Prabowo berisiko terkena imbas buruknya, citra yang membuat AS menolaknya akan semakin disorot publik.
"Orang memercik air, terpercih muka sendiri! Kenegarawanan Pak Pramono sudah jelas. Beliau tidak pernah ada masalah hukum, apalagi yang berkaitan dengan HAM. Contohnya, saat ada kasus Lapas Cebongan, beliau langsung tegas kepada anak buahnya," tutur Ruhut.
(dnu/van)











































