"Dari pantauan kami, pada Jumat pagi setidaknya terdapat 30 kejadian pengendara jatuh terpeleset di tikungan depan Kantor kecamatan," kata Sekretaris Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen Agus Subekti, Jumat (14/2/2014).
Menurut dia, abu vulkanik yang turun disertai hujan gerimis kecil yang turun, tak hanya mengganggu kesehatan pernafasan dan penglihatan, tapi juga menyebabkan jalanan licin. Saat ini pihaknya telah menerjunkan puluhan petugas untuk melakukan pembersihan debu di beberapa ruas jalan utama, khususnya di tikungan perempatan dan pertigaan dengan dukungan 4 buah mobil tangki dan 2 mobil pemadam kebakaran yang dioperasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Kasi Wabah dan Bencana Bidang Pengendalian masalah kesehatan Dinas Kesehatan Eko laksono hadi menyatakan Dinas Kesehatan langsung merespon cepat kejadian abu vulkanik. Pihaknya segera berkoordinasi dengan 35 puskesmas di Kabupaten Kebumen untuk segera menyiapkan logistik berupa masker.
"Kita himbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah, andaikan keluar supaya menggunakan masker," jelasnya.
Hujan abu vulkanik di Kebumen juga disikapi Pemkab Kebumen dengan Surat edaran Bupati yang menginstruksikan agar para peserta didik pada hari Jumat ( 14/2) agar belajar di rumah dengan didampingi orang tua.
"Kami mengantisipasi dampak kesehatan terutama bagi anak-anak sekolah karena abu dan pasir yang turun cukup mengganggu pernafasan. Oleh karena itu, hari ini (Jumat) kami liburkan," jelas Sekretaris Daerah Kebumen Adi Pandoyo.
(arb/ndr)











































