"Hingga saat ini data sementara akibat dampak erupsi Gunung kelud, dilaporkan dua orang meninggal," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2/2014).
Sutopo menjelaskan dua korban tersebut adalah Sail (60) warga RT 12/RW 4 Dusun Ngutut, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang dan Pontini (65) warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi korban meninggal dunia bukan akibat dampak langsung dari erupsi, tetapi karena kecelakaan (musibah) atau dampak lain dari erupsi," jelas Sutopo.
Sejumlah pengungsi sudah mulai meninggalkan pengungsian dan kembali ke rumahnya. Di Blitar jumlah pengungsi yang semula 28.970 jiwa, saat ini pengungsi 2.070 jiwa yaitu di Kecamatan Garum (470 jiwa), Kecamatan Gandusari (500 jiwa), dan Kecamatan Nglegok (1.100 jiwa).
"Kebutuhan mendesak adalah masker dan relawan untuk membersihkan abu dan masker di jalan dan perumahan. Selain itu juga mobil tangki air untuk menyemprot jalan," kata Sutopo.
"Adanya informasi akan ada letusan besar diikuti awan panas, banjir lahar dingin dan gempa besar, itu adalah HOAX. Tidak benar. Jangan ikut-ikutan menyebarluaskan," tutupnya.
(/nwk)











































