"Secara geologis, abu vulkanik adalah material batuan vulkanik yang berasal dari magma panas dan cair yang membeku secara cepat," kata Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Rovicky saat berbincang dengan detikcom, Jumat (14/2/2014).
Oleh karena pembekuannya secara cepat, bentuk abu ini berbeda dengan abu biasa yang pembentukannya lebih lambat. Jika abu biasa, seperti abu hasil pembakaran batubara bentuk partikelnya bulat, abu vulkanik ini mirip gelas kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan jika diamati melalui mikroskop, abu ini memiliki bentuk yang runcing seperti di foto.
"Karena bentuknya yang runcing-runcing inilah tentunya kita tahu kalau material ini akan mengganggu kesehatan," tutur Rovicky.
"Perlu berhati-hati bila masuk ke mata, pakai masker dan kalau masuk ke mata jangan diucek-ucek," imbuhnya.
(tor/gah)











































