Pemantauan aktivitas gunung ini memang intens dilakukan sejak awal bulan. Berbagai persiapan di tingkat pemerintah daerah sudah terus dikoordinasikan.
"Itu kita mulai dari 2 Februari, persiapan dilakukan di lapangan," kata Menteri ESDM Jero Wacik usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2014).
Menurut Jero, sejak 10 Februari lalu, pemantauan Gunung Kelud makin intens dilakukan. Sekitar pukul 21.15 WIB, Kamis (13/2) kemarin, status Kelud ditingkatkan menjadi awas.
"Laporan dari bupati, kemarin sore ada tanda-tanda alam, alam memberi sinyal itu ada harimau turun dari Kelud, ular turun, rusa, kera turun. Alam memberikan tanda sebentar lagi meletus," jelas Jero.
Aktivitas Gunung Kelud memang mulai menurun. Namun pemerintah mewanti-wanti agar jangan ada warga yang mendekat. Larangan penerbangan juga masih terus diterapkan.
"Para pengungsi sabar. Jangan buru-buru, sudah ada yang ingin kembali," pinta Jero.
(mok/rmd)











































