Berdasarkan pantauan detikcom, sejumlah warga Yogyakarta banyak yang membeli masker di apotek-apotek yang buka 24 jam seperti apotek Kimia Farma dan K-24. Rata-rata warga membeli sekitar 20 buah atau 1 boks kecil isi 40 masker.
Namun ada pula apotek seperti apotek Kimia Farma di dekat Pasar Sentul di Jl Sultan Agung Yogyakarta yang kehabisan stok. Karyawan apotek terpaksa harus mengambil di gudang menggunakan sepeda motor.
Di depan pintu kaca oleh karyawan apotek kemudian dipasang tulisan "Masker Jam 08.30" menggunakan kertas putih. Wargapun rela mengantre menunggu datangnya kiriman masker.
Setelah kiriman masker datang, warga kemudian antre satu per satu membeli melalui lubang kecil yang ada di dekat pintu masuk. Pintu masuk apotek oleh karyawan tetap ditutup. Pelayanan dilakukan melalui lubang kecil yang biasa digunakan untuk pembelian obat di malam hari.
Satu boks kecil masker isi 40 buah dijual dengan harga Rp 55 ribu. Namun warga juga diperbolehkan membeli separuhnya.
"Saya sudah mencari di apotek yang 24 jam juga sudah habis. Di sini (Kimia Farma-red) baru dilayani setelah jam 08.30 WIB ya tidak apa-apa yang penting tersedia," ungkap Ny Sulastri warga Gunungketur Kecamatan Pakualaman Kota Yogyakarta.
(bgs/aan)











































