"Tadi pas mau salat Subuh kaget melihat halaman berwarna putih. Pepohonan juga sama (berselimut abu). Baru sadar kalau ada hujan abu saat melihat jatuhnya abu terpapar cahaya lampu", kata Sudarto warga Karangkulon Imogiri Bantul, Jumat (14/2/2014).
Guyuran abu vulkanik hasil letusan Gunung Kelud membuat suasana gelap meski waktu sudah menunjuk pukul 06.00 WIB. Warga yang berniat keluar rumah untuk belanja atau mencari sarapan terpaksa menggunakan payung, jas hujan dan masker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sumur saya kan di luar rumah dan pas tadi saya ambil airnya keruh penuh abu. Ya akhirnya minta ke tetangga karena ini harus masak air dan nasi untuk sarapan anak-anak yang mau sekolah", ujar Nurhayati sambil menenteng embernya.
Hujan abu vulkanik masih terus berlangsung dan belum ada tanda-tanda mereda. Anak-anak yang harus bersekolah berangkat dengan menggunakan payung meski sebagian besar dari mereka tak menggunakan masker.
(ndr/fdn)










































