Pelajar Bogor Tewas Saat Tawuran, Mendikbud: Itu Tak Bisa Ditoleransi

Pelajar Bogor Tewas Saat Tawuran, Mendikbud: Itu Tak Bisa Ditoleransi

- detikNews
Kamis, 13 Feb 2014 20:34 WIB
Pelajar Bogor Tewas Saat Tawuran, Mendikbud: Itu Tak Bisa Ditoleransi
Jakarta - Ade Sudrajat (16), siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma Bogor, tewas dengan celurit yang masih menancap di kepalanya dalam tawuran pada Rabu (12/2/2014) kemarin. Mendikbud M Nuh menegaskan hal ini tak dapat ditoleransi.

"Tentu sangat sedih, tapi sekali lagi, kita punya kepala dinas di sana. Saya sebagai menteri sungguh sangat menyayangkan. Meski frekuensinya (tawuran) sudah menurun, namun walau sekali dua kali, itu tidak bisa ditoleransi," komentar Mendikbud M Nuh saat ditanya tentang tawuran yang menewaskan seorang siswa SMK di Bogor.

Hal itu disampaikan Mendikbud M Nuh dalam jumpa pers tentang buku kurikulum 2013 untuk tahun ajaran 2014 di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2014).

Ade Sudrajat tewas dengan celurit yang masih menancap di kepalanya karena bersama teman-temannya terlibat tawuran dengan pelajar SMK lainnya di Jalan Raya Kemang-Bogor, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (12/2/2014).

"Tawurannya di tengah jalan. Saat kita ke lokasi, korban sudah meninggal. Saat kita tiba, celurit masih menancap di kepala korban," kata Kanit Reskrim Polsek Kemang, AKP Suradi.

Menurutnya, korban yang merupakan warga Desa Tegal Rt 01/03 Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini, tewas dengan 3 luka sabetan celurit di bagian kepala dan dua luka serupa di bagian pinggang dan punggungnya.

(nwk/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads