Blitar Selatan Banjir, Sambungan Telepon Putus
Jumat, 03 Des 2004 15:32 WIB
Surabaya - Hujan yang mengguyur sejak Rabu (2/12/2004) mengakibatkan banjir setinggi satu meter di Kecamatan Lodoyo, Blitar Selatan. Sekitar 3.200 satuan sambungan telepon (SST) terputus total."Karena kantor Sentral Telopon Otamat (STO) Kecamatan Lodoyo terendam hingga 1 meter lebih, jaringan telepon terputus sejak tadi pagi, pukul 06.30 WIB. Sebanyak 3.200 SST terputus mas,"jelas Arif Irfansyah, Manager PT Telkom Blitar saat dihubungi detikcom, Jumat (3/12/2004).Saat ini, kata Irfan, petugas Telkom sedang mekalisir kantor dan berusaha keras menguras air yang masuk ke kantor STO itu. Irfan belum bisa memastikan kapan jaringan telepon akan pulih lagi. " Wah kita hanya bisa menunggu air menyusut, Mas,"tegasnya. Semetara informasi yang dihimpun detikcom, di desa Kedung Bunder Kec Lodoyo ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter. Bahkan mobil milik sejumlah warga tenggelam. Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Suko Raharjo saat ditemui di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Jl. A Yani Surabaya menyataka, sejak semalam ada tiga dusun di Kecamatan Lodoyo yang ketinggian airnya mencapai 2 meter. Aparat kepolisian sudah diterjunkan untuk mengevakuasi warga. "Namun ada warga yangmenolak. Kita khawatir jika air semakin tinggi. Saya berharap semua warga mau dievakuasi," kata dia.Menurut Kapolres, banjir ini disebabkan oleh hujan deras dan meluapnya sungai. "Sekarang petugas terus melakukan penyisiran karena kita khawatir hujan deras tiba. meski sekarang gerimis. Bantuan dari Malang akan datang Tim SAR," jelasnya.Akibat banjir ini, jalur Tulungagung-Blitar dikhawatirkan terkikis. Sementara di Kecamatan Kademangan menuju Wonotirto, jembatan terendam, sehingga lalu lintas terputus.
(asy/)











































