Kasatlantas Wilayah Depok Kompol Kristanto mengatakan, pihaknya memberlakukan sistem contra flow di ruas Jalan Lenteng Agung yang mengarah ke Depok untuk mengantisipasi kemacetan ini.
"Sistem contra flow kita berlakukan secara situasional saja, diprioritaskan pada jam masuk kantor pukul 06.00-09.30 WIB atau hingga arus lalu lintas normal," kata Kristanto kepada detikcom, Kamis (13/2/2014).
Adapun, sistem contra flow ini dilakukan lantaran perbaikan jalan di kolong UI masih berlangsung. Baru satu lajur saja yang sudah diperbaiki yakni pada lajur kanan. Contra flow dilakukan hingga pengerjaan perbaikan jalan di kolong UI selesai.
"Kemudian karena volume kendaraan di Jalan Margonda Raya meningkat pada pagi hari, sehingga kita lakukan contra flow agar kemacetan tidak sampai mengular. Karena (kemacetan akibat jalan rusak di kolong UI-red) pernah sampai ke Hotel Bumi Wiyata," jelas Kristanto.
Pantauan detikcom di lokasi, pukul 08.30 WIB, lalu lintas dari Jalan Margonda Raya ke Lenteng Agung melalui flyover tetap dibuka. Namun, petugas polantas dari Satwil Depok juga memberikan alternatif jalan bagi kendaraan dari Jl Margonda Raya yang mengarah ke Lenteng Agung ini.
Kendaraan dari arah Jl Margonda Raya dimasukkan lurus ke arah jalan menuju ke Kelapa Dua, di bawah kolong UI. Setelah melewati jalan yang mau belok ke arah Kelapa Dua, kendaraan dimasukkan ke Jalan Lenteng Agung.
Ruas Jl Lenteng Agung yang memiliki tiga lajur ini, satu lajurnya diberlakukan contra flow, pada lajur kanan. Selanjutnya, kendaraan yang mengarah ke Pasar Minggu, dibelokkan ke kiri melewati perlintasan KA Gardu Zikon, lalu belok kanan lagi ke Jl Lenteng Agung sebelum Universitas Pancasila.
Ruas Jl Lenteng Agung yang diberlakukan contra flow ini dibatasi oleh traffic cone. Ada sejumlah petugas Polantas tampak berjaga di rute contra flow untuk mengatur arus lalu lintas ini.
Selain memberlakukan sistem contra flow, Satlantas Wilayah Depok juga menyiapkan jalur alternatif. Kendaraan dari arah Jl Margonda Raya yang melewati flyover UI dimasukkan ke komplek UI, lalu keluar di Tugu Buku Pasar Minggu.
"Kita sudah bekerjasama dengan pihak UI untuk memberikan akses bagi masyarakat umum lewat kampus UI," pungkasnya.
(mei/mpr)











































