Pramono Edhie Tegaskan Tak Pernah Ditolak Amerika

Pramono Edhie Tegaskan Tak Pernah Ditolak Amerika

Zaenal Effendi - detikNews
Kamis, 13 Feb 2014 11:04 WIB
Pramono Edhie Tegaskan Tak Pernah Ditolak Amerika
Jakarta - Pramono Edhie Wibowo membantah pernyataan Hashim Djojohadikusumo yang menyetakan dirinya masuk daftar 7 jenderal yang di-blacklist Amerika Serikat. Peserta konvensi capres PD ini membeberkan beberapa bukti bahwa tidak ada larangan dan penolakan baginya untuk berkunjung ke AS.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Hasjim Djojohadikusuma tidak benar. "Selain pernah menjalani pendidikan special forces di Amerika Serikat pada tahun 1985, 1986 dan 1998. Tahun 2012 silam, saya kembali mengunjungi Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Komando Militer Amerika Serikat-US Asia Pacific Command (USPACOM) di Hawai dalam kapasitas saya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat," jelas Edhie dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (13/2/2014).

Tak hanya itu, Edhie juga menyebut 6 Februari 2014 lalu, ia diundang Presiden Barrack Obama untuk menghadiri sebuah acara tahunan makan bersama yang diinisiasi oleh Dewan Kongres Amerika Serikat yang juga turut dihadiri 140 pemimpin dunia lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sayang, undangan tersebut tidak bisa dihadiri pria kelahiran Magelang 59 tahun lalu ini karena bersamaan dengan jadwal debat konvensi PD di Bandung. "Undangan tersebut dilayangkan kepada saya oleh Senator Louie Gohmert dan Janice Hahn tertanggal 8 Januari 2014," jelas Edhie.

Mantan KSAD ini juga meminta kepada siapapun. Sebelum menyampaikan pernyataan dan informasi agar berdasarkan fakta. "Menuduh seseorang bahwa seseorang dinyatakan oleh negara lain melakukan pelanggaran HAM, adalah pelanggaran HAM itu sendiri," tandasnya.

(ze/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads