Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Hasjim Djojohadikusuma tidak benar. "Selain pernah menjalani pendidikan special forces di Amerika Serikat pada tahun 1985, 1986 dan 1998. Tahun 2012 silam, saya kembali mengunjungi Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Komando Militer Amerika Serikat-US Asia Pacific Command (USPACOM) di Hawai dalam kapasitas saya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat," jelas Edhie dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (13/2/2014).
Tak hanya itu, Edhie juga menyebut 6 Februari 2014 lalu, ia diundang Presiden Barrack Obama untuk menghadiri sebuah acara tahunan makan bersama yang diinisiasi oleh Dewan Kongres Amerika Serikat yang juga turut dihadiri 140 pemimpin dunia lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan KSAD ini juga meminta kepada siapapun. Sebelum menyampaikan pernyataan dan informasi agar berdasarkan fakta. "Menuduh seseorang bahwa seseorang dinyatakan oleh negara lain melakukan pelanggaran HAM, adalah pelanggaran HAM itu sendiri," tandasnya.
(ze/van)











































