Faisal Basri merupakan anggota Dewan Penasehat ormas Pergerakan Indonesia (PI). Ketua Umum PI Arie Sujito menyatakan bahwa Faisal layak diperhitungkan sebagai tokoh alternatif.
"Kalau nama Faisal Basri dimasukan merupakan hal yang wajar karena elektabilitasnya cukup kuat sebagai tokoh non partisan. Dia pernah menjadi cagub DKI Jakarta sebagai calon independen. Walaupun kalah, tetapi dia bisa mengalahkan tokoh dari partai. Faisal dinilai sebagai tokoh aktivis yang memiliki integritas," ujar Arie saat berbincang, Rabu (12/2/2014) malam.
Menurut dia Faisal Basri mampu menjadi alternatif bagi rakyat ketika Jokowi tidak dicapreskan. Namun regulasi di Indonesia belum mengakomodasi tokoh alternatif untuk melaju ke kontestasi politik nasional.
"Kecenderungan partai adalah mengalami defisit pemimpin karena kebanyakan kader yang direkrut adalah pragmatis. Tidak mau bekerja bersama rakyat tapi maunya langsung dapat suara. Padahal rakyat butuh nuansa baru seperti munculnya figur-figur seperti Jokowi, Faisal Basri, ataupun yang disebutkan oleh Hamdi Muluk Cs itu," tutur Arie.
Adapun 19 tokoh yang ditantang oleh KBPI adalah:
Birokrat (Kepala Daerah)
1. Tri Rismaharini (Walikota Surabaya)
2. Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung)
3. Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng)
4. Suyoto (Bupati Bojonegoro)
5. Rustriningsih (Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah)
Pemimpin Bisnis (CEO)
1. Dr Tahir (Founder Mayapada Group)
2. Agung Prasetyo (CEO Kompas Gramedia Group)
3. Chairul Tanjung (CEO CT Corp)
4. Beti Alisyahbana (ex CEO IBM Asia Pasifik)
5. Emirsyah Satar (CEO Garuda Indonesia)
6. Ignasius Jonan (CEO KAI)
7. Sudhamex (CEO Garuda Food)
8 Sri Mulyani (Direksi World Bank)
Penggiat Sosial
1. Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI/ Ketua PMI)
2. Tri Mumpuni (Wirausaha Sosial)
3. Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP Muslimat NU)
Intelektual (Akademisi)
1. Imam Prasodjo
2. Faisal Basri
3. Onno W. Purbo
(/)











































