Kotak Hitam Buktikan Pendaratan Pesawat Lion Sebenarnya

Kotak Hitam Buktikan Pendaratan Pesawat Lion Sebenarnya

- detikNews
Jumat, 03 Des 2004 13:40 WIB
Jakarta - KNKT (Komisi Nasional Keselatan Transportasi) belum belum bisa menyimpulkan bahwa pilot pesawat Lion Air mendaratkan pesawat di tengah landasan. Itu baru sebatas kesaksian. Kotak hitam akan memperlihatkan bagaimana sebenarnya pendaratan itu dilakukan. "KNKT belum bisa mengatakan pilot melandas separo landasan, itu baru saksi yang mengatakan dan perlu didalami dalam pembacaan black box," kata Ketua KNKT Setio Rahardjo kepada wartawan setelah melaporkan temuan KNKT terhadap kecelakaan pesawat Lion Air kepada Menteri Perhubungan di kantor Departemen Perhubungan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/12/2004). Menurut Setio, cuaca memiliki kontribusi terbesar penyebab kecelakaan Lion Air. Pasalnya, sang pilot saat itu tidak melaporkan adanya kerusakan sistem saat pesawat mendarat."Cuaca memang berkontribusi paling besar, tetapi kita tidak menyalahkan cuaca karena pilot melaporkan posisi terakhir runway insight. Peraturan sekarang penentuan mendarat atau tidak pada saat cuaca buruk diserahkan kepada pilot. Kami merekomendasikan bandara Solo dievaluasi," kata Setio. Sebelumnya dalam jumpa pers di Solo, KNKT menyampaikan kemungkinan bahwa pesawat Lion Air MD-82 mendarat di tengah, bukan di ujung landasan Bandar Udara Adi Sumarmo, Solo, Selasa (30/12/2004) lalu. Hal ini didasari atas hasil investigasi yang menunjukkan bahwa roda belakang pesawat menjejak landasan pada lintasan 1.200-1.300 meter di landasan sepanjang 2.600 meter. Empat Kesimpulan Sementara KNKT Kepada wartawan di kantor Departemen Perhubungan, Setio juga menjelaskan, ada empat kesimpulan yang dihasilkan KNKT. Pertama, saat pendaratan cuaca dalam keadaan hujan dengan batas pandang marginal. Kedua, saat pendaratan, pilot tidak melaporkan ada kerusakan sistem.Ketiga, permukaan landasan 26 dalam keadaan basah, terdapat genangan air yang hampir menutupi sebagian besar landasan. Keempat, penelitian dilakukan lebih dalam oleh KNKT dan telah menemukan kotak hitam yang akan dikirim ke AS. "Besok ke Solo karena ada tim dari Amerika berjumlah tiga orang, satu dari NTSB, Federasi Penerbangan Sipil AS dan satu dari pabrik pembuatnya. Mereka datang pukul 09.45 WIB," Pada kesempatan itu, Setio memaparkan hasil laporan KNKT tentang kondisi pesawat Lion pasca kecelakaan. Pertama, kondisi pesawat pasca kecelakaan terdapat kerusakan di kokpit. Seluruh instrumen yang berada di kokpit tidak terlihat lagi. Keadaan dan body pesawat bengkok tiga alur, kiri depan dan bawah pesawat terkelupas hingga tiga bagian.Kedua, sayap pesawat rusak dan bengkok. "Itulah yang menyebabkan korban banyak terutama penumpang bangian depan," ujarnya.Selanjutnya, ketiga seluruh pesawat dinyatakan rusak berat tidak bisa diperbaiki. (aan/)


Berita Terkait