"Bukan hanya keras, dia tegas dan jujur. Dan saya tahu dia tegas dan jujur," kata Hashim saat berkunjung ke redaksi Trans TV, Jl Kapten P Tendean no 12-14A, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2014).
Menurut Hashim, jika Prabowo jadi presiden nanti tak akan pernah ragu-ragu mengambil keputusan. Namun pada akhirnya, menurut Hashim, rakyatlah yang berhak memilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hashim menambahkan, kakaknya itu tak ingin pencitraan. Termasuk soal karakter aslinya itu tak ingin diubah-ubah.
"Kita nggak mau poles-poles dengan kosmetik-kosmetik, dandan-dandan nggak mau," jelas Hashim.
Dia lantas mengklarifikasi soal pemberhentian Prabowo dari jabatan Danjen Kopassus. "Waktu itu Prabowo dipecat dengan hormat. Prabowo diberhentikan dengan hormat, itu keputusannya, dia diberhentikan dengan hormat," tegasnya.
(van/rmd)











































