TNI AD Terima Hasil Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

TNI AD Terima Hasil Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

- detikNews
Rabu, 12 Feb 2014 14:14 WIB
TNI AD Terima Hasil Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
Foto: Ayunda Savitri/detikcom
Jakarta - TNI AD menandatangani serah terima hasil renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dengan mitra perusahaan swasta dan nasional. Perbaikan RTLH ini bersumber dari program CSR sejumlah perusahaan.

Perbaikan RTLH ini bertujuan untuk membantu peningkatan kesejahteraan prajurit TNI AD. Program ini juga diharapkan akan meningkatkan motivasi, dedikasi dan kinerja prajurit TNI AD.

"Perlu diketahui bahwa kegiatan ini merupakan sumbangan dari infra sos bersifat nirlaba dari CSR mitra swasta dan nasional," kata KSAD Jenderal TNI Budiman di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2014).

Satuan yang menerima bantuan antara lain Kodam I/BB, Kodam II/Swj, Kodam III/Slw, Kodam IV/Dip, Kodam V/Brw, Kodam VI/Miw, Kodam VII/Wrb, Kodam IX/Udy, Kodam XII/Tjp, Kodam XVI/Ptm, kodam XVII/Cen, Kodam IM, Kodam Jaya, Kopassus, Kostrad, akmil dan Ditziad. Pembangunan diprioritaskan untuk rumah dinas di Batalyon dan kantor-kantor Komando territorial, seperti Korem dan Kodim.

Kegiatan rehabilitasi RTLH di lingkungan TNI AD ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu menyalurkan dana CSR sebesar Rp 57,5 miliar untuk 1.141 KK dan menyalurkan dana CSR sebesar Rp 62,5 miliar untuk 1.119 KK.

"Kegiatan tahap pertama sasarannya adalah rumah tidak layak huni yang kerusakannya mencapai 60 persen. Tahap kedua sasaran rehabilitasi dengan kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik. Pekerjaan ini direncanakan pada 2012 akhir dan mulai dilaksanakan pada 2013 untuk tahap pertama dan tahap kedua. Terakhir selesai di bulan Januari 2014," lanjutnya.

Adapun 14 mitra perusahaan yang bekerjasama dengan TNI AD yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Smart Tbk, PT. Buana Artha Sejahtera, PT. Cakrawala Mega Indah, PT. Wing Surya, PT. Sayap Mas Utama.

Kemudian PT. Kapuk Naga Indah, PT. Mahakam Sumber Jaya, PT. Express Kencana Lestari, PT. Karva Agung Kisma Lestari, PT. Surya Bumi Tunggal Perkasa, PT. Singaland Asetama, PT. Djarum dan PT. Adora Indonesia.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads