"Kita sudah menyerahkan bukti. Saya kira itu bukti yang paling utama adalah bukti tayang," kata Boni kepada wartawan sebelum masuk ke ruang sidang BK Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Beberapa waktu lalu Boni melaporkan Ruhut ke BK terkait perseteruan keduanya di salah satu stasiun televisi nasional. Dia berharap Si Poltak diberi sanksi oleh BK.
"Kalau kita memiliki persepsi yang sama, harus ada sanksi kepada yang bersangkutan. Jadi bukan karena Ruhut Sitompul-nya, tetapi lebih karena nilai-nilai demokrasi etika. Ini pembelajaran sosial yang penting," ujarnya.
Boni datang sekitar pukul 13.00 WIB. Sempat menunggu di ruang tunggu selama 5 menit, pengamat yang dikenal suka blak-blakan itu kemudian masuk ke ruang sidang BK setelah Wakil Ketua BK Siswono Yudo Husodo datang.
(trq/van)











































