"Prioritas sebagai menteri perdagangan aktif berupaya melakukan stabilisasi harga di dalam negeri. Ini penting dan itu salah satu domain menteri perdagangan," kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/2/2013).
Yang kedua, kata SBY, meskipun perekonomian global belum pulih tapi mendag baru harus sekuat tenaga menggenjot ekspor. Bahkan, alangkah baiknya jika bisa menemukan pasar baru.
Selain itu, Lutfi juga harus mampu menjalin kerjasama dengan negara-negara G-20, ASEAN, APEC dan lainnya.
"Saya beri perhatian khusus agar mendag melakukan diplomasi efektif agar Indonesia tidak mengalami perdagangan yang tidak fair terutama perdagangan kelapa sawit," ujarnya.
"Saya memberikan kepercayaan kepada saudara Lutfi dengan harapan perdagangan kita menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia," tambah SBY.
Lutfi pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Setelah itu dia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang.
(ang/nik)











































