Jaksa KPK Putar Rekaman Percakapan Meris dengan Popy SKK Migas

Sidang Suap SKK Migas

Jaksa KPK Putar Rekaman Percakapan Meris dengan Popy SKK Migas

Ferdinan - detikNews
Selasa, 11 Feb 2014 15:52 WIB
Jaksa KPK Putar Rekaman Percakapan Meris dengan Popy SKK Migas
Artha Meris Simbolon.
Jakarta - Dalam rekaman percakapan hasil sadapan antara Dirut PT Parna Raya, Artha Meris Simbolon dengan pelatif golf Rudi Rubiandini, Deviardi juga menyebut nama Popy dari SKK Migas. Meris dan Deviardi alias Ardi membicarakan permohonan Parna Raya Grup, PT Kaltim Parna Industri terkait harga gas.

Nama Popy disebut ketika Meris dan Ardi membahas pertemuan untuk menindaklanjuti permohonan formulasi harga gas.

"Hari Rabu ya Meris, ketemu bapak, Pak Popy di Pantai Indah ya sekalian kita buka bersama, sekalian golf," kata Ardi dalam percakapan yang rekamannya diputar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, Meris meminta waktu bertemu Ardi untuk menyerahkan dokumen terkait permohonan perusahaannya. "Saya sekarang mengarahkan kita hari Rabu supaya kita clear kan semuanya, kan ada Popy semuanya itu, di situ kita ngomong semuanya," jawab Ardi.

Dalam percakapan itu, Meris juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Popy. "Saya bilangin Pak Popy hari Rabu tolong dibawa drafnya," paparnya.

"Rabu Pak Popy bawa draf surat dari SKK, tapi Meris juga bawa draf surat...(percakapan tidak terdengar jelas, red) supaya Pak Popy bisa dapat dukungan," lanjut Meris.

Selain itu Jaksa KPK juga memutar percakapan singkat antara Meris dengan Popy. "Iya Pak Popy, kami sudah di depan kantor bapak. Turun ya pak, terima kasih bapak," kata Meris.

Lagi- lagi Meris membantah suara perempuan yang ada dalam rekaman adalah dirinya.

Soal percakapan ini termasuk identitas Popy yang disebut, majelis hakim ataupun jaksa tidak mengoreknya. Namun KPK dan pengadilan pernah memanggil saksi bernama Popy Nafis dari SKK Migas.

(fdn/rmd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini