"Perkembangan penanganan pelemparan pospol di Bundaran Senayan dan di depan PLN Trunojoyo, kita masih dalami 5 orang saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di sela simulasi pengamana Pemilu di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Selasa (11/2/2014).
Menurut Rikwanto, sebanyak 4 dari 5 orang saksi tersebut adalah korban luka yang terkena lemparan kaca di sekitar pos polisi yang dirusak massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya memeriksa saksi, polisi juga masih menggali informasi dari rekaman CCTV mulai dari lokasi pengrusakan hingga jalur yang diduga dilalui para pengrusak yang menggunakan motor tersebut.
"Kita juga sedang telusuri rekaman CCTV sepanjang yang dilalui kelompok bermotor. Pemeriksaan sepanjang jalur yang kemungkinan mereka lewati mudah-mudahan bisa ditelusuri," ujarnya.
Pihaknya belum bisa memastikan siapa pelaku pengrusakan tersebut. Namun Rikwanto memastikan anggotanya tetap bertugas seperti biasa.
"Anggota lantas tetap bekerja seperti biasa, tentu lebih waspada dan kalau ada sesuatu polda siap bergerak jika ada siapapun yang mengganggu pelaksanaan tugas," ucap Rikwanto.
"Tentu ada koordinasi dengan pihak garnisum. Sedang kita telusuri," imbuhnya soal pelaku yang berambut cepak tersebut.
(bal/aan)











































